Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu - Matius 6:33
Whoever we are, no matter how limited we are, God has provided such a lovely plan for us.
1 Petrus 1:3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmatNya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan
Efesus 3:16 Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu
1 Yohanes 2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu
Matius 19:30 Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu
1 Petrus 1:3 Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk diatasnya. Dari hadapanNya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu - Matius 6:33
Euyy di...q tadi ad liat dirimu tanya si mr. MT soal jawaban doa ya?
Hahaha....
Mau share sedikit nih :D Ga papa kan? hehehe....
Kalau bagi kami, kami memiliki keyakinan bahwa Sang Pencipta selalu mendengar doa kita, bahkan sebelum kamu meminta Ia sudah tahu apa yang menjadi keinginanmu dan kebutuhanmu, lebih dari yang kamu pikirkan.
Yang jadi permasalahannya adalah, apakah kamu memintanya karena kepentinganmu sendiri atau tujuan kemuliaan namaNya.
Salah satu tujuan Tuhan menciptakan manusia adalah untuk kemuliaan namaNya, tapi untuk yg satu ini next time q jelaskan kalau kamu ingin tau lebih banyak :D
Karena intinya yang ingin kamu ketahui adlh kapan Tuhan menjawab doa si pendoa. Ibarat seorang Bapa yang tahu segala keinginan dan kebutuhan anak-anaknya. Kalau seorang Bapa tahu apa yang diminta anaknya akan mendatangkan celaka tentu si Bapa akan menolaknya. Sebaliknya kalau Bapa tahu itu memang untuk kebaikan anaknya, ia pasti menyediakannya untuk sang Anak. Namun bagi Bapa, adalah penting untuk sang anak bagaimana ia menjalani prosesnya. Proses bagaimana sang anak mendapatkan apa yang dibutuhkan, dalam hal ini yang dimaksud adalah pembangunan karakter. Jadi ketika kita ingin mencapai suatu hasil yang memuaskan diperlukan suatu proses. Hasil yang memuaskan tentunya bukan melalui proses yang mudah, ada tahapan-tahapan dimana dibutuhkan pengorbanan. Ibarat seorang pengrajin keramik, untuk menghasilkan keramik yang bernilai tinggi pastinya ada proses yang harus dilewati. Mulai dari mengumpulkan tanah liat yang lunak dan mudah dibentuk, kemudian dibersihkan dari kerikil2 kecil, kemudian dibanting, diremas-remas, dibanting lagi, kemudian ditaruh dialat pembentuk, diputar, dibentuk dengan tangan, bukan hanya sekali dua kali putaran, tapi beratus-ratus kali putaran untuk memperoleh bentuk yang indah, sampai bentuk yang diinginkan sudah jadi, pengorbanan lebih dibutuhkan, yaitu dipanaskan dalam tungku, dibakar, lalu dipoles lagi yang kasar supaya menjadi lebih halus, kemudian diukir dengan pisau lalu dilukis. That's the process! :)
Waktu yang lama bukan? Prosesnya juga tidaklah mudah. Seperti itu pula ketika kita ingin mencapai suatu hasil yang berkualitas, ada proses yang harus dijalani. Proses itu sendiri harus sejalan, harus benar-benar sesuai dengan resep, kalau tidak/ salah resep/ salah proses, bisa jadi kacau balau hasilnya.
Nah, berdoa juga sama, kita punya keinginan. Tuhan mendengar, masalah cepat atau lambat adalah tergantung dari prosesnya.
So keep spirit ya Di :D. Setiap masalah yg kita hadapi itu bukan sia-sia, itu adlh sebuah proses.
Semoga bsa membantu mnjawab keraguanmu :)
Hehehee......
Kau mungkin saja kecewa jika percobaanmu gagal, tetapi kau pasti takkan berhasil jika tidak mencoba (Beverly Sills)
Semuanya tertulis dalam kitab kehidupan, ungkapan ini disampaikan oleh Raja Daud, "Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepadaMu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. Tulang-tulangku tidak terlindungi bagiMu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; mataMu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitabMu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun daripadanya."
Di dalam kartu ini kau akan menemukan sebagian dari hatiku.
Aku ingin kau tahu bahwa ketika tidak bersamamu, aku merasa terbelah.
Aku telah menemukan penghiburan dan damai di dalam pelukanmu, di dalam mencintaimu selama setahun terakhir.
Aku tidak sedih dan hatiku bahagia mengetahui bahwa akhir sudah mendekat.
Separuh hatiku adalah milikku.
Separuhnya lagi adalah milikmu.
Dan ketika tiba waktunya bagiku untuk mengucapkan selamat berpisah, ingatlah bahwa kata-kata ini benar.
Bersama-sama, kedua bagian ini saling cocok, seperti kita, dengan cinta yang tidak akan hancur.
Persahabatan dan kepercayaan yang telah kau berikan padaku seperti harta emas.
Karena bersamamu, aku mempunyai alasan untuk hidup ketika mereka mengatakan bahwa aku akan mati.
Sekarang dan selamanya aku akan selalu bersamamu, karena aku sudah siap untuk terbang.
Jangan sedih atau marah ketika tiba waktunya bagimu untuk melanjutkan tanpa aku.
Ingatlah akan cinta kita, berpeganglah pada kenangan kita, dan ketahuilah bahwa kau kuat.
Hari ini aku tidak dapat menjanjikanmu hidup yang abadi.
Tetapi bersamamu aku tidak sendirian.
Dan setelah aku pergi, separuh hati yang aku kenakan, akan menemukan jalan pulangnya.
Aku akan menunggumu selama yang diperlukan untuk menyambutmu ketika waktunya tiba.
Dan selamanya aku tahu bahwa kau memiliki separuh hatiku pada hari ini, ketika kau menjadi milikku.