Christmas Celebration Crown of Glory 2013

1 Petrus 1:3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmatNya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan

happy "gowasa" family

Efesus 3:16 Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu

Beloved Family - Wisuda 2013

1 Yohanes 2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu

Wisuda UIB Tahun 2013

Matius 19:30 Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu

Mom, dad, and me

1 Petrus 1:3 Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk diatasnya. Dari hadapanNya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya

Showing posts with label diaryQ. Show all posts
Showing posts with label diaryQ. Show all posts

Tuesday, March 11, 2014

Ubah Saya untuk Lebih Mengasihi (Reduce Me to Love) - Joyce Meyer (Part I)

Yupz, saya tertarik untuk merangkum beberapa hal penting dari buku Joyce Meyer yang berjudul Ubah Saya untuk Lebih Mengasihi (Reduce Me to Love). Buku ini dipinjamkan oleh ko Denny hari Minggu kemarin. Buku ini mengajarkan banyak hal mengenai KASIH.

Joyce Meyer telah mengajar Alkitab sejak tahun 1976 dan menjadi pendeta purnawaktu sejak tahun 1980. Life In The Word merupakan siaran radiao yang dibawakan oleh Joyce, terdengar sampai ke luar Missouri dan siaran televisinya ditonton para pemirsa di seluruh dunia. Ia mengadakan perjalanan untuk berbagi kasih yang telah mengubah hidupnya dalam konferensi-konferensi Life In The Word dan gereja-gereja lokal.
Joyce dan suaminya, Dave, adalah pasangan yang dikaruniai empat orang anak. Mereka tinggal di Fenton, Missouri, daerah pinggiran kota St. Louis.

Saya merangkung salah satu buku Joyce Meyer dengan harapan saya juga dapat menebar benih KASIH melalui dunia maya. Rangkuman ini saya bagi menjadi beberapa part mengingat buku ini mencakup banyak hal luar biasa yang saya dapatkan. Sembari saya membacanya, saya akan berusaha meluangkan waktu untuk membagi satu-persatu apa yang saya dapatkan dari buku ini. Selamat membaca ^^ Tuhan Yesus memberkati.



~ UBAH SAYA UNTUK LEBIH MENGASIHI ~

1 Kor 12:31
Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama (karunia-karunia yang lebih tinggi dan paling terpilih). Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi [jalan yang benar-benar lebih baik dan paling tinggi-kasih].
1 Kor 13:13
...iman, pengharapan dan kasih....dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
HENDAKLAH TERANGMU BERCAHAYA

Yohanes 13:34,35
Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murid-muridKu, yaitu jikalau kamu saling mengasihi [jika kamu terus saling menunjukkan kasih].
Ada saatnya ketika saya ingin dikenal sebagai pelayan yang berpengaruh, orang yang sukses dan terkenal. Akhirnya saya menyadari bahwa kekuatan dan kesuksesan sebenarnya adalah kasih.

~ YANG PALING BESAR DI ANTARANYA IALAH KASIH ~

1 Kor 13: 1-3
Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusa dan [bahkan] bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih (devosi yang nyata dan diniatkan seperti yang diinspirasikan oleh kasih Allah untuk dan di dalam diri kita), aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.
Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat (anugerah untuk menginterpretasikan kehendak dan maksud suci) dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih (kasih Allah yang ada di dalam diriku), aku sama sekali tidak berguna.
Sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku [dibagi-bagikan keapa orang-orang miskin], bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih (kasih Allah di dalam diriku), sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.
~ ANDA TIDAK DAPAT MEMBERI SESUATU YANG TIDAK ANDA MILIKI ~

1 Yoh 4:19
Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.
MEMBERIKAN APA YANG ANDA MILIKI

1 Yoh 4:10,11
Inilah kasih itu, Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian (pengorbanan untuk penebusan dosa) bagi dosa-dosa kita.
Saudara-saudaraku yang terkasih, jikalau Allah sedemikian [sangat] mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.
Hal-hal kecil sering dipandang sebagai sesuatu yang tidak penting, tetapi dalam kenyataannya hal-hal kecil itu sebenarnya sangat penting. Saya telah menemukan bahwa hal-hal kecil merupakan bumbu kehidupan.
Kita membuat kesalahan jika kita hanyan tertarik pada hidangan utama (hal-hal besar). Hidangan utama tanpa bumbu akan terasa lunak, hambar, dan tidak menarik.

KASIH MERUPAKAN GARAM KEHIDUPAN

Matius 5:13
Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar (kekuatan, kualitasnya), dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
Suatu hari bisa begitu menggairahkan jika kita melihat diri kita sendiri sebagai perantara rahasia Allah, yang menunggu dalam kegelapan untuk menambahkan sedikit garam kepada semua kehidupan tawar yang kita hadapi.
Sebagai contoh, kita mungkin melihat seorang perempuan di belakang meja restaurant cepat saji yang terlihat tidak gembira, capek dan marah. Kalimat sederhana yang mungkin dapat dikatakan, "Rambut Anda sangat indah," dapat membumbui hari perempuan itu.

~ MENGASIHI DENGAN KATA-KATA ~

Amsal 12:18
Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan.
Penting bagi kita untuk mempelajari cara menggunakan kata-kata untuk menjadi berkat, menyembuhkan, dan menguatkan serta tidak untuk mengutuk, melukai, dan menghancurkan.

Efesus 4:29
Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia (kemurahan hati Allah).
Mempercayai orang-orang terbaik dan mengucapkan kata-kata yang menguatkan mereka merupakan salah satu cara mengasihi mereka.

Camkan kata-kata ini dan kemudian pikirkan bagaimana Anda merasakannya:
Jelek         Bodoh          Gagal          Tidak mampu          Lamban         Canggung         Putus Asa

Sekarang rasakan kata-kata berikut:
Menarik          Cerdas          Penuh harapan         Diberkati         Kreatif          Berbakat         Ditahbiskan

Pelajari kekuatan kata-kata:
Amsal 12;25
Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.
Amsal 15:23
Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya!
Amsal 16:24
Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang.
Amsal 18:21
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.
MEMBUAT KASIH SEBAGAI KEBIASAAN

Ibrani 10:24
Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong (mendukung dan menyemangati) dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.
Lebih gampang menemukan sesuatu yang salah dalam diri setiap orang, tetapi kasih menutupi sejumlah besar dosa:

1 Petrus 4:8
Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa [mengampuni dan peduli dengan sakit hati orang lain].
Kasih tidak mengekspos kesalahan; kasih menutupinya.

JAGA MULUT ANDA!

Matius 12:36
Tetapi aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.
Pilihlah kata-kata Anda dengan hati-hati. Ingat, kata-kata merupakan benih; tempat mengisi keuatan. Kata-kata yang menghasilkan tuaian yang baik atau tuaian yang buruk dalam hidup Anda dan dalam hidup orang-orang yang Anda kasihi.

~ MENGASIHI DENGAN BARANG-BARANG MATERI ~

1 Yoh 3:17,18
Barangsiapa mempunyai harta duniawi (sumber untuk menopang hidup) dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?
Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan [hanya] dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran (dalam tindakan dan dalam ketulusan).
Banyak orang menyukai barang-barang dan menggunakan sesamanya untuk mendapatkannya. Allah menginginkan kita untuk mengasihi sesama dan menggunakan barang-barang untuk menjadi berkat bagi mereka. Berbagi barang-barang yang kita miliki dengan sesama merupakan salah satu cara untuk mewujudkan kasih dari "topik pembicaraan di atas pentas" menuju "wujud di atas pentas."

Amsal 3:28
Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: "Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi," sedangkan yang diminta ada padamu.
Dalam proses memberi, kami menemukan bahwa kami tidak harus mempunyai uang untuk menjadi jalan berkat bagi orang lain.

2 Kor 8:23
Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka.
Memberi benda-benda yang tidak kita inginkan atau perlukan lagi adalah baik, tetapi kita seharusnya juga memberi benda-benda yang masih layak, dan benda-benda yang kita miliki kita gunakan sebagai sarana untuk memberi.
Keluarlah dari zona nyaman dengan pemberian Anda.
Mengapa kita harus memberi sampai menyakitkan diri? Yesus melakukannya saat ia bersedia wafat di salib bagi dosa-dosa kita, dan saya ingin melakukannya seperti Dia, bukan? Seperti pepatah: "TIDAK SAKIT, TIDAK ADA YANG DIPEROLEH."

KASIH BUKAN DUNIA

1 Yoh 2:15
Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
Jika kita mengasihi orang-orang, Allah dapat mengganti benda-benda, tetapi kia kita mengasihi benda-benda secara berlebihan, kita mungkin akan kehilangan orang-orang yang tidak dapat tergantikan.

Menjadi jalan berkat bagi orang lain seharusnya menjadi tujuan utama kita dalam memberi.

Mulailah menggunakan apa yang Anda miliki menjadi berkat, dan sumur Anda tidak akan pernah kering.

Jika Anda hidup untuk memenuhi kebutuhan dan membuat orang lain bahagia, Anda akan menemukan "sukacita yang tak terkatakan" sedang berlangsung (lihat 1 Petrus 1:8).

~ continue ~


Saturday, April 27, 2013

Ketika seorang teman bertanya, "Kapan Tuhan menjawab doa saya?"

Hi sobat :) Hari ini saya mau berbagi cerita :D
Salah satu kawan saya bertanya pada Pak Mario Teguh di FB mengenai kapan Tuhan menjawab doa seseorang. Saya mengenal kawan saya itu sebagai sosok seorang kawan yang baik, meski bukan dari kalangan seiman dan berada di tempat jauh, tapi kami masih suka berkomunikasi lewat FB. Ada banyak hal yang ia lalui, berbagai pengalaman dan hal-hal tak terduga yang dia hadapi. Bahkan sampai sekarang pun, ada banyak hal yang mengherankannya, berkaitan dengan kehidupan yang saat ini ia jalani. Dari situ ada satu hal yang saya lihat, yaitu ia rindu akan tuntunan yang bisa membawanya menjadi jauh lebih baik dari yang sekarang.
Melihat hal itu tentu hati saya tergerak, saya ingin berbagi sedikit tentang yang saya ketahui. Dan saya sangat berharap melalui saya, Tuhan bisa menjamah hatinya dan membuat kawan saya itu jauh lebih baik.
Saat itu juga saya langsung mengirimnya message FB.
Berikut hal yang saya sharingkan dengannya.

Euyy di...q tadi ad liat dirimu tanya si mr. MT soal jawaban doa ya?
Hahaha....
Mau share sedikit nih :D Ga papa kan? hehehe....
Kalau bagi kami, kami memiliki keyakinan bahwa Sang Pencipta selalu mendengar doa kita, bahkan sebelum kamu meminta Ia sudah tahu apa yang menjadi keinginanmu dan kebutuhanmu, lebih dari yang kamu pikirkan.
Yang jadi permasalahannya adalah, apakah kamu memintanya karena kepentinganmu sendiri atau tujuan kemuliaan namaNya.
Salah satu tujuan Tuhan menciptakan manusia adalah untuk kemuliaan namaNya, tapi untuk yg satu ini next time q jelaskan kalau kamu ingin tau lebih banyak :D
Karena intinya yang ingin kamu ketahui adlh kapan Tuhan menjawab doa si pendoa. Ibarat seorang Bapa yang tahu segala keinginan dan kebutuhan anak-anaknya. Kalau seorang Bapa tahu apa yang diminta anaknya akan mendatangkan celaka tentu si Bapa akan menolaknya. Sebaliknya kalau Bapa tahu itu memang untuk kebaikan anaknya, ia pasti menyediakannya untuk sang Anak. Namun bagi Bapa, adalah penting untuk sang anak bagaimana ia menjalani prosesnya. Proses bagaimana sang anak mendapatkan apa yang dibutuhkan, dalam hal ini yang dimaksud adalah pembangunan karakter. Jadi ketika kita ingin mencapai suatu hasil yang memuaskan diperlukan suatu proses. Hasil yang memuaskan tentunya bukan melalui proses yang mudah, ada tahapan-tahapan dimana dibutuhkan pengorbanan. Ibarat seorang pengrajin keramik, untuk menghasilkan keramik yang bernilai tinggi pastinya ada proses yang harus dilewati. Mulai dari mengumpulkan tanah liat yang lunak dan mudah dibentuk, kemudian dibersihkan dari kerikil2 kecil, kemudian dibanting, diremas-remas, dibanting lagi, kemudian ditaruh dialat pembentuk, diputar, dibentuk dengan tangan, bukan hanya sekali dua kali putaran, tapi beratus-ratus kali putaran untuk memperoleh bentuk yang indah, sampai bentuk yang diinginkan sudah jadi, pengorbanan lebih dibutuhkan, yaitu dipanaskan dalam tungku, dibakar, lalu dipoles lagi yang kasar supaya menjadi lebih halus, kemudian diukir dengan pisau lalu dilukis. That's the process! :)
Waktu yang lama bukan? Prosesnya juga tidaklah mudah. Seperti itu pula ketika kita ingin mencapai suatu hasil yang berkualitas, ada proses yang harus dijalani. Proses itu sendiri harus sejalan, harus benar-benar sesuai dengan resep, kalau tidak/ salah resep/ salah proses, bisa jadi kacau balau hasilnya.
Nah, berdoa juga sama, kita punya keinginan. Tuhan mendengar, masalah cepat atau lambat adalah tergantung dari prosesnya.
So keep spirit ya Di :D. Setiap masalah yg kita hadapi itu bukan sia-sia, itu adlh sebuah proses.
Semoga bsa membantu mnjawab keraguanmu :)
Hehehee......

Saya mungkin tidak bisa membantu  banyak, tapi saya sangat berharap hatinya bisa sedikit mengalami kelegaan dan Tuhan mau menjamah hatinya yang penuh kerinduan akan kedamaian dan ketenangan.
Syalom! :)

Wednesday, April 17, 2013

Menjadi Worship Leader, for "the first time" ??


Wah, seru rasanya menjadi WL untuk yang pertama kalinya :D sebenarnya bukan yang pertama kali sih, tapi yang kedua kali. Hanya saja yang pertama kali itu sudah sangat lama berlalu, bulan yang sama, April tahun 2011. Jadi bagi saya, ini tetap yang pertama kali. Waktu itu dipilih jadi WL, jujur saya merasa sangat tidak siap. Tapi kali ini saya memang menantikannya. Menjelang hari H malah semakin gugup. Setiap hari saya selalu menyanyikan dan menghafal lagu-lagu yang nanti akan dibawakan di ibadah malam. Mencoba berbicara- berpidato sendiri, mengucapkan syukur setiap hari, bernyanyi sambil berimajinasi kalau saya sedang berada di depan para jemaat lainnya. Wahh... sensasi yang luar biasa :)


Menjadi WL bukanlah suatu hal yang mudah, mengingat kita diberi tanggung jawab untuk bisa membawa para jemaat merasakan kehadiran Tuhan, membuat hati mereka benar-benar fokus dan merasakan jamahan kasih Tuhan. Kalau WL sendiri tidak merasakannya, bagaimana mungkin jemaat bisa merasakannya?
Ada pula aturan-aturannya dimana WL setidaknya harus menguasai lagu-lagu dan teknik penyampaian lagu serta narasinya, pengkodean kepada pemusik dan juga bagaimana membawa situasi agar sesuai dengan tema lagu yang dibawakan. Selain itu, kerja sama tim pelayan antara WL, singers, pemusik, dan MMP (multimedia player) sangat dibutuhkan. Intinya adalah harus benar-benar merasakan keintiman dengan Tuhan.


Hari H, yaitu tgl 14 April 2013 kemarin, ibadah malam yang kami bawakan berjalan lancar. Jujur, saya merasa sangat gugup,...gugup setengah mati. Kadang lupa lirik, kadang lupa ayat yang mau dibacakan. Tapi semakin saya berserah, setelah berusaha menenangkan diri, akhirnya saya bisa mengendalikan emosi saya dengan baik. Semoga ini bukan yang terakhir kalinya, saya sangat bersyukur Tuhan mau memakai saya sebagai salah satu pelayanNya. Terus belajar dan terus membangun hubungan yang intim dengan Tuhan, menjadi kunci kesuksesan dalam pelayanan. Mari kita melayani dengan penuh sukacita :)
Tuhan Yesus memberkati.


Saturday, March 2, 2013

Hiduplah Seperti Orang Arif

Menjadi seorang arif bukanlah hal yang mudah, tetapi menjadi seorang yang arif membawa kita pada kedamaian. Ketika kita ingin mencapai tujuan hidup kita, sifat "arif" menjadi syarat mutlak. Saya mengutip artikel dari buku "7 Wonders of Sources" yang ditulis oleh salah satu motivator terkenal, Pak Roy Untu, Amd., S.Th., CBC yang mengungkapkan 7 keajaiban potensi yang ada dalam diri setiap orang, termasuk saya dan Anda. :)



Pada saatnya, setiap manusia akan mempertanggungjawabkan hidupnya di hadapan Tuhan selama manusia berada di dalam dunia ini. Semua yang kita kerjakan dan lakukan, semuanya itu telah tercatat dalam buku/kitab kehidupan (book of destiny) dalam kedaulatan Tuhan. Penulis besar Paulus berkata, "Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat."

Maksimalkan waktu yang ada, rebutlah kesempatan yang hilang, tebuslah waktu-waktu yang sudah berlalu dengan waktu yang lebih baik, semuanya harus ada pertanggungjawaban. Tuhan mempercayakan kepada manusia semua milikNya untuk dikelola dan dikembangkan.

Semuanya tertulis dalam kitab kehidupan, ungkapan ini disampaikan oleh Raja Daud, "Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepadaMu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. Tulang-tulangku tidak terlindungi bagiMu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; mataMu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitabMu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun daripadanya."

Segala hal mengenai tujuan hidup, kemaksimalan, saya istilahkan dengan sebutan produktivitas dalam pencapaian maupun kegagalan semua tercatat dalam kitab ini, dengan kata lain kitab tersebut adalah kitab yang memuat perjalanan kesuksesan hidup Anda, atau perjalanan ketidakmaksimalan proses hidup yang Anda jalani.

Tuhan tidak menciptakan kita untuk kehidupan yang gagal tetapi kegagalan diizinkan oleh Tuhan untuk memurnikan potensi dalam hidup kita untuk mencapai masa depan yang lebih baik.

Keyakinan yang benar akan menghasilkan kehidupan yang benar.

(Source: 7 Wonders of Sources by Roy Untu, 2012)

Thursday, February 28, 2013

Bertemu dengan "dia" kembali

Sejak tahun 2009 bulan Maret saya tidak pernah melihat wajahnya secara langsung lagi. Ya, perpisahan kami saat itu masih dengan status "sepasang kekasih", tapi itu tidak bertahan lama. Hanya dalam kurun beberapa bulan saja akhirnya kami putus. Long distance memang membutuhkan pengorbanan lebih, mungkin saat itu kami memang belum bisa mengerti arti pengorbanan itu yang sebenarnya. Sebelum berpisah (saya pindah ke Batam) saya memang sudah sangsi dengan kelanjutan hubungan kami. Hanya tangis air mata yang menemaniku sepanjang malam, sambil menggenggam erat tangannya dan berbisik, "please, don't let me go!". Tapi ia hanya berkata itu semua demi masa depanku. Saya terdiam, membiarkan air mata membasahi pipiku. Setelah 2 tahun saya mengabaikannya kasih sayangnya, baru saat itulah hati saya terbuka untuknya. Baru 1 minggu merasakannya, saya harus memutuskan untuk meninggalkannya lagi.


Hanya sepasang cincin yang menjadi pengikat hubungan kami sementara.

Tapi hal itu tidak berlangsung lama. Cincin milikku patah, bertepatan dengan rapuhnya hubungan dan komunikasi kami. Akhirnya kami memutuskan untuk berpisah, agar ia bisa segera mewujudkan impiannya, begitu juga impianku. Visi misi kami berbeda, tujuan utama kami berbeda, prinsip kami berbeda. Tidak ada yang sama, kecuali sifat keras kepala kami.



Beberapa hari lalu, tiba-tiba saja dia menghubungiku. Dia kebetulan berkunjung ke Batam, saya yang terlanjur mengatakan akan menemaninya saat jalan-jalan ke Batam, membuat saya jadi kikuk. Kami bertemu, dan mulai membicarakan satu sama lain, kabar satu sama lain, pekerjaan, dan keluarga. Lalu ia memulai kenangan masa lalu, memulai cerita saat kami bertengkar, saat kami berbaikan kembali, dan sama-sama menyadari betapa kekanak-kanakannya kami saat itu. Tawa canda lepas. Tapi itu tidak sebebas dulu. Sebenarnya saya enggan mengungkit masa lalu. Bagiku itu hanya masa lalu. Sekarang semua berbeda. Memang sejak saya berpisah dengannya belum ada satupun yang mengisi hari-hariku seistimewa saat bersama dengannya. 


Tapi hari-hariku setelah berpisah dengannya menjadi luar biasa baik ketika saya mendapatkan teman-teman yang begitu care pada saya. Berlalunya waktu menyadarkanku bahwa Tuhan akan menyediakan sesuatu yang jauh lebih indah, mutiara asli yang telah Ia sediakan bagi saya, jikalau saya dengan ikhlas melepaskan mutiara palsu yang saat itu saya genggam erat.



Begitu pula dengannya. Saya berharap dia bisa bahagia selamanya, bersama dengan keluarga barunya.


IPod Touch 5Gen

Yeah, beberapa hari yang lalu akhirnya paket saya datang. Saya membeli iPod Touch 5gen di lazada.co.id online secara kredit. sudah lebih dari 1 minggu saya tunggu dan akhirnya datang juga :D
Baru punya kartu kredit untuk pertama kalinya, bukan karena saya yang apply tapi bank CIMB Niaga yang memberi penawaran kartu kredit Gold free seumur hidup :) jadi untuk pertama kalinya saya nyoba kreditan online pakai kartu kredit dan ternyata bisa :D
Hahahaha... maklum, belum pernah yang namanya kreditan, selama bekerja ini kali pertama saya mendapatkan fasilitas kartu kredit dari bank. Wah, saya jadi makin termotivasi untuk terus dan rajin menabung supaya mendapatkan fasilitas tambahan lainnya.

Akhirnya dapat "mainan" baru... LOL... 




Tuesday, January 29, 2013

Sidang KP I & II!!

Ya, hari ini saya sidang KP (Kerja Praktek) I & II (6sks). Akhirnya tiba juga hari ini, hari yang saya tunggu-tunggu.
Semua siap, tinggal sepatu nih belum ada. Nanti sore sebelum sidang jam 7 malam kalau sempat saya belanja sepatu dulu di mall baru langsung kerumah prepare buat sidang. Kalau ga sempat ya terpaksa deh pinjam sepatunya Lina sementara --"
Parah memang, pas mau sidang dihari itu baru prepare pakaiannya.
Belajar juga belum, sepertinya saya terlalu anggap enteng ya T.T
Habis saya pikir mau belajar gimana, toh yang ditanya pasti masalah perusahaannya. Jujur kalau soal teori saya ga terlalu mendalaminya, tapi setidaknya tau apakah penerapan sistem internal control perusahaan itu cukup memadai atau tidak. Kalau soal itu sudah diluar kepala, kerja disini selama 3 tahun 9 bulan 29 hari sudah cukup membuat saya mengerti sistem yang ada diperusahaan ini.
Yah, cuma sekedar sharing, posting, biar ingat kapan saya sidang KP :) Kenang-kenangan buat nanti pas udah S1, or may be baru buka postingan ini lagi pas udah jadi menantu orang or gendong baby (AMINNNN) ahhahahaa.....
Semoga sidang hari ini lancar, diberi hikmat dan bijaksana :)
Tuhan Yesus memberkati hariku dan harimu :D

Monday, January 28, 2013

Singapore again, free lhoo! ~(˘▾˘~) ~(˘▾˘)~ (~˘▾˘)~

Yah, hari minggu kemarin tangal 27 Januari 2013 saya diajak orang kantor jalan-jalan ke Singapore bareng anak perempuannya. Yah, acek satu itu punya kebiasaan hobbi main di casino. Di Singapore (selanjutnya saya sebut SG) tempat "judi" seperti Casino itu dilegalkan oleh pemerintah.
Karena dibayarin ya saya oke saja, sekalian jalan-jalan :) Lumayan free ongkir PP Batam-SG + uang makan, tinggal tanggung belanjaan sendiri aja. Lagipula sudah lama saya ga ke SG sejak terakhir bulan Agustus gara-gara skripsiku ini --". Skalian refreshing juga.

Kami berangkat pukul 6 pagi berangkat dari pelabuhan internasional Batam Center dan tiba di pelabuhan Harbourfront pukul 7 pagi waktu Indo atau 8 pagi waktu SG.
Sampai disana kami kerumah anak acek itu di Punggol. Beliau mau menjenguk cucunya yang baru lahir sekitar 4 bulan lalu. Kemudian sekitar pukul 10 kami berangkat dan jalan-jalan di China Town, beli titipan teman dan kemudian baru ke Sentosa Island. Dari Vivo City kami bertiga naik taxi ke Casino. Dari Casino kami ga ikut masuk ke dalam Casino, membosankan. Kami langsung naik ke atas, melihat-lihat sekitar Universal sambil berfoto ria sambil nunggu acek selesai main. Sekitar pukul 2 waktu Indo kami ke pelabuhan Harbourfront. Check-in dapet jam 4.10 waktu SG atau 3.10 waktu Indo kapal kami baru berangkat. Sambil nunggu kami makan sebentar dan rupanya acek itu ajarin salah satu cara dapat uang di SG. Ada seorang ibu yang sibuk dengan bawaannya, koper baju yang kira-kira ada sekitar lebih dari 10 koper baju besar (mungkin 15-an koper). Rupanya ibu itu habis beli barang-barang bekas di SG dan dibawa ke Batam buat dijual lagi. Lumayan lho. Karena batas bagasi perorang itu 20kg, sedangkan bawaan ibu itu sekitar 3-4 kali lipat beratnya maka dia butuh orang lain untuk numpang bagasi. Akhirnya acek itu nawarin kami bertiga untuk membantu. Lumayanlah satu orang dapat $10 :)

Udah free jalan-jalan ke sana, dapat uang pula. LOL.

 















Wednesday, August 1, 2012

Suara-Nya

Pernah seorang pemberani berbicara kepada Tuhan.
Bakarlah semak itu seperti Engkau lakukan bagi Musa, Tuhan. Maka aku akan mengikuti-Mu
Robohkanlah dinding-dinding itu seperti Engkau lakukan untuk Yosua, Tuhan. Maka aku akan bertarung.
Teduhkanlah gelombang danau Galilea, Tuhan. Maka aku akan mendengar.
Lalu orang itu pergi duduk dekat semak, tidak jauh dari dinding, dekat laut dan menunggu sampai Tuhan berbicara.

Dan Tuhan mendengar orang itu, maka Ia menjawab.

Ia mengirim api, bukan untuk semak tetapi untuk sebuah gereja
Ia merobohkan dinding, bukan dari batu tetapi dari dosa-dosa
Ia menenangkan badai, bukan di laut tetapi dalam jiwa

Dan Tuhan menunggu sampai orang itu menanggapi.
Dan Ia menunggu.....
Dan Ia menunggu.....
Dan Ia menunggu.....

Tetapi. karena orang itu meratapi semak-semak, bukan hati;
batu bata, bukan hidup orang-orang,
lautan, bukan jiwa-jiwa,
maka ia menyimpulkan bahwa Tuhan tidak berbuat apa-apa.

Akhirnya ia memandang kepada Tuhan lalu bertanya, "Engkau sudah kehilangan kuasa-Mu?" 
Dan Tuhan memandangnya dan berkata, "Engkau sudah kehilangan pendengaranmu?"


sumber: Guntur yang Lembut, Max Lucado

Friday, June 22, 2012

3 Days 2 Night at Singapore with beloved mom and little bro

My holiday with beloved mom n little bro

~ Abiz check in di Fregrance Hotel Ruby Geylang, jalan kaki buat nyari taksi ~

~ Si mama belanja baju di Chinatown ~


~ lagi milih-milih kaos kaki ~


~ ngelewatin jembatan di Chinatown ~


~ still at Chinatown ~


~ Chinatown ~


~ Chinatown ~

~ Chinatown ~

~ Orhcard Road ~

~ Orchard Road ~

~ Orchard Road ~

~ Orchard Road ~

~ Orchard Road ~

~ Orchard Road ~

~ Orchard Road ~


~ Bugis Junction ~

~ Back to Hotel, check in ~

~ Me....narsis :p ~



~ Marina Bay Sands Mall ~

















~ Skypark at Marina Bay Sands ~




~ Universal Studio Singapore ~


~ USS - Madagaskar ~


~ USS - The Mummy ~




~ USS - Transformer ~










~ USS - Gloria Madagaskar ~

~ USS - Woody Woodpeker ~




~ Sentosa Island - Merlion ~






~ Sentosa Island - Images of Singapore ~


~ tired...hhahahaa..... ~


~ Last Day :( ~
~ Esplanade - Art Musem ~








~ Esplanade ~


~ Merlion Park ~


~ Marina Bay Sands ~






~ Qlarke Quay ~










♥ Wowww.....kebanyakan upload kayaknya...hahhahaa..... moga liburan kawan2 juga menyenangkan ya :D ♥