Sunday, April 3, 2011

Akuntansi Manajemen (UTS) *Chapter 12

CHAPTER 12

ACTIVITY BASED MANAGEMENT

♥ Process Value Analysis:
  1. Driver Analysis: mengidentifikasi/ menganalisa faktor-faktor (driver) apa saja yang menyebabkan terjadinya activity costs.
  2. Activity Analysis: menganalisis dan mengevaluasi aktivitas apa saja yang dilakukan dalam organizational and operational activity.
    • Activity Analysis:
      • Value Added: aktivitas yang utama/ paling penting dalam proses produksi, dapat terjadi perubahan bentuk dan bernilai
        • Value added by a mandate: aktivitas yang harus dijalankan karena adanya peraturan yang mengatur aktivitas tersebut. (cth: sertificate)
      • Non Value Added: aktivitas yang sebenarnya tidak dibutuhkan atau dapat dihilangkan/ dihapus, diantaranya: scheduling, moving, waiting, inspecting, storing
Activity Management can reduce cost in 4 ways:
  1. Activity Elimination: mengeliminasi/ menghapus aktivitas non value added
  2. Activity Selection: menyeleksi aktivitas mana yang value dan non value added
  3. Activity Reduction: mengurangi tingkat aktivitas yang bisa diminimalisasikan
  4. Activity Sharing: men-sharing aktivitas yang dapat mengurangi cost.
Assesing Activity Performance:
  • Efficiency
  • Quality
  • Time/timing
Financial Measures of Activity Efficiency
  1. Reporting Value Added dan Non Value Added Cost
    1. Formulas: Value Added Cost = SQ x SP ; Non Value Added Cost = (AQ-SQ) SP
    2. SQ = Standard Quantity, SP = Standard Price, AQ = Actual Quantity
  2. Trending Reposting of Non Value Added Cost: melihat tingkat non value added cost, apakah costnya menurun dan performancenya meningkat -> (Plan - Do - Check - Act)
  3. The Role of Kaizen Standards: menentukan standarisasi produksi perusahaan
  4. Benchmarking: menggunakan best practices sebagai standard untuk mengevaluasi performance aktivitas. Benchmarking ada 2: 1) internal 2) external
  5. Activity Flexible Budgeting: rentang aktivitas lebih dari satu -> melihat financal measures berdasrakan aktivitas yang lebih dari satu
    1. Unfavorable: cost yang dikeluarkan (actual) > cost yang dibudgetkan
    2. Favorable: cost yang dikeluarkan (actual) < cost yang dibudgetkan
    3. Budget Variance: selisih antara budgeting dan actual
    4. Capacity Variance: selisih antara standard quantity dan actual usage
  6. Activity Capacity Management
* Dalam ABM (Activity Based Management) diperlukan System Planning
* Pelajaran lebih lanjut dapat dilihat dibuku

1 comment:

  1. Terimakasih atas informasinya, sangat membantu.
    salam kenal dari saya mahasiswa fakultas Ekonomi :)

    ReplyDelete